TRAINING ONLINE ASPEK KEPATUHAN DI BIDANG PERKREDITAN

training

DESKRIPSI TRAINING WEBINAR PENGENALAN ASPEK KEPATUHAN DI BIDANG PERKREDITAN

Budaya Kepatuhan adalah nilai, perilaku, dan tindakan yang mendukung

terciptanya kepatuhan terhadap ketentuan Bank Indonesia dan peraturan

perundang-undangan yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank

Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Fungsi Kepatuhan adalah

serangkaian tindakan atau langkah-langkah yang bersifat ex-ante

(preventif) untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan

prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh bank telah sesuai

dengan ketentuan Bank Indonesia dan peraturan perundang-undangan yang

berlaku.

Kasus-kasus seperti Bank Duta, Bank Global ataupun Bank Asiatic

merupakan sedikit contoh dari sejumlah kejadian yang menunjukan bahwa

risiko kepatuhan bukan saja berdampak pada risiko hukum melainkan juga

pada risiko-risiko lain yang berujung pada kehancuran lembaga itu.

Secara lebih luas lagi, ketidakpatuhan perbankan, ketidakpatuhan

perbankan nasional berpengaruh secara signifikan terhadap stabilitas

perekonomian nasional. Kisruh krisis multidimensi yang melanda

Indonesia mulai pertengahan Tahun 1997 beberapa tahun lampau adalah

bukti nyata.

Sebaliknya, dengan menjalankan peran dan fungsi kepatuhan secara

efektif, suatu perusahaan akan meraih “banyak manfaat sehingga mampu

meraih dan/atau menangkap peluang-peluang bisnis dari pelaksanaan

fungsi Kepatuhan�. Dengan ungkapan lain dapat dikatakan bahwa

perusahaan-perusahaan yang mengoptimalkan peran dan fungsi menajemen

kepatuhan secara berkesinambungan dan secara terus-menerus “akan

mampu menjadi value driver bagi bisnis sebuah bank, bukan sekedar

untuk menggugurkan kewajiban dari regulator an sich�. Risiko

Kepatuhan adalah risiko yang timbul akibat bank tidak mematuhi

dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan

yang berlaku, termasuk Prinsip Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit

Usaha Syariah (UUS).

Kredit adalah sumber pendapatan yang paling besar bagi bank, oleh

karena itu berbagai ketentuan yang diatur oleh Bank Indonesia di OJK

dan Internal Bank berupa Sistem Operating Procedure (SOP) ditetapkan

dan wajib untuk dipatuhi setiap insan yang mengelola perkreditan. Agar

implementasi ketentuan dan prosedur perkreditan konsisten dipatuhi dan

dipenuhi, maka upaya budaya kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku

dalam pemasaran kredit, proses kredit sampai dengan lunas sangat

diperlukan.

Menimbang cukup kompleknya materi pelatihan Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan ini bagi peserta, dibutuhkan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta tidak menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

TUJUAN TRAINING PERKREDITAN UNTUK PRAKERJA

1. Dalam Program ini disampaikan pemahaman akan Perbedaan Fungsi

Kepatuhan dan Fungsi Audit Intern sehingga peserta bisa memahami

bahwa:

* Timing dalam melakukan pekerjaan yang terkait dengan Kepatuhan

tidak overlaping dengan fungsi Audit Intern dan mengenal sifat

pekerjaan yang harus dilakukan

* Kompleksitas kegiatan usaha bank khususnya perkreditan semakin

meningkat sejalan dengan perkembangan teknologi informasi,

globalisasi, dan integrasi pasar keuangan

* Kompleksitas kegiatan usaha bank memberikan dampak yang sangat

besar terhadap eksposur risiko yang dihadapi oleh bank sehingga

diperlukan upaya-upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha bank

* Untuk memitigasi risiko kegiatan usaha bank diperlukan berbagai

upaya baik yang bersifat preventif (ex-ante) dilakukan melalui

Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku maupun kuratif (ex-post)

dilakukan dengan melakukan Audit Intern

* Upaya yang bersifat ex-ante dapat ditempuh dengan mematuhi

berbagai kaidah perbankan yang berlaku untuk mengurangi atau

memperkecil risiko kegiatan usaha bank dalam pelatihan ini khusus

kredit; dalam case ini akan dijelaskan hal-hal yang perlu

dilakukan satuan kerja Kepatuhan dalam pemasaran kredit, proses

kredit dan sampai kredit lunas

* Untuk mewujudkan hal sebagaimana dimaksud diperlukan peningkatan

peran dan fungsi Kepatuhan serta satuan kerja Kepatuhan yang ada

pada bank sehingga potensi risiko kegiatan usaha bank dapat

diantisipasi lebih dini

* Termasuk bagaimana peran Kepatuhan dalam pengelolaan perkreditan

yang harus dapat dipastikan tidak terjadi penyimpangan dalam

pemasaran, pemrosesan dan sampai dengan pelunasan

2. Perbedaan Fungsi Kepatuhan dengan manajemen risiko yaitu Fungsi

Kepatuhan merupakan pelaksana dan pengelola risiko kepatuhan sedangkan

Manajemen risiko merupakan unit pengawasan seluruh risiko yang

dimiliki bank sehingga dalam pelaksanaan tugasnya satuan kerja

Kepatuhan akan berkoordinasi dengan satuan kerja manajemen risiko

3. Memahami Fungsi Kepatuhan yang meliputi serangkaian tindakan atau

langkah-langkah yang bersifat ex-ante (preventif)

4. Memahami bagaimana menjalankan peran dan Fungsi Kepatuhan secara

efektif

6. Memahami bagaimana bank mengoptimalkan peran dan Fungsi Manajemen

Kepatuhan

Dengan mengikuti pelatihan Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan Peserta dapat berbagi pengetahuan / sharing knowledge mengenai Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan dengan peserta dari perusahaan lain yang bergerak di bidang Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan

MATERI pelatihan pengenalan Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan online Zoom

1. Peran dan Fungsi Kepatuhan dalam institusi perbankan

2. Bagaimana melakukan kolaborasi dengan Audit Intern dan Manajemen

Risiko sehingga satuan kerja Kepatuhan dapat bekerja secara

effektif. Dalam hal ini dalam mengawal Kepatuhan seluruh pegawai

khusunya pengelola kredit untuk mematuhi semua ketentuan yang

berlaku dan doktrin kredit sesuai Basel II

3. Cara memastikan bahwa Kepatuhan kepada ketentuan yang berlaku

menjadi budaya kerja seluruh insan bank. Cara dan upaya

membudayakan Kepatuhan akan dipaparkan secara bertahap dan terukur

4. Ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan kredit secara keseluruhan

5. Memberikan opini dalam komite kredit

6. Cara pemantauan administrasi kredit

1. Overview Manajemen Kepatuhan dan Risiko Kepatuhan

2. Peran Kepatuhan dan Kolaborasi Bersama Manajemen Risiko dan Audit

Intern Bank

3. Peran dan Fungsi Kepatuhan dalam Komite Kredit

4. Mitigasi Risiko dari Perspektif Kepatuhan

5. Doktrin Perkreditan yang harus Dipatuhi Sesuai Basel II

6. Prosedure Perkreditan yang harus Dipatuhi

7. Monitoring Penyelesaian Administrasi Kredit

8. Monitoring Kegagalan Penyelesaian Kredit Bermasalah

* Karena analisa kredit

* Karena masalah jaminan dan taksasi jaminan

* Masalah lain yang terkait

9. Analisis dan Rencana Tindakan untuk Perbaikan Prosedur Pekreditan

10. Pendataan Penyimpangan Perkreditan untuk Pelaporan

11. Analisis Penyimpangan/Kegagalan Bayar dan Solusi Melalui

Peningkatan Kepatuhan Ketentuan dan Evaluasi terhadap Prosedure

Operasional Perkreditan

12. Diskusi Kasus Aktual terkait Kegagalan Bayar oleh Debitur dan

Lemahnya Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan Doktrin

Perkreditan Basel II

13. Studi Kasus / Praktek pemecahan masalah Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan

METODE pelatihan perkreditan online Zoom

Pre test

Presentation

Discussion

Case Study

Post test

Evaluation

Metode Training Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan dapat menggunakan fasilitas training zoom atau training online, dan bisa juga training offline atau training tatap muka.

INSTRUKTUR pelatihan peraturan dalam perkreditan online Zoom

Instruktur yang mengajar pelatihan Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

PESERTA

Peserta yang dapat mengikuti training Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan ini adalah staff sdm atau karyawan yang ingin mendalami bidang Aspek Kepatuhan di Bidang Perkreditan.

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training. Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

Jadwal Pelatihan Bali Training 2023 :

Batch 1 : 03 – 04 Januari 2024 | 16 – 17 Januari 2024 || Batch 2 : 06 – 07 Februari 2024 | 20 – 21 Februari 2024

Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024

Batch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024

Batch 7 : 09 – 10 Juli 2024 | 23 – 24 Juli 2024 || Batch 8 : 06 – 07 Agustus 2024 | 20 – 21 Agustus 2024

Batch 9 : 04 – 05 September 2024 | 18 – 19 September 2024 || Batch 10 : 08 – 09 Oktober 2024 | 22 – 23 Oktober 2024

Batch 11 : 06 – 07 November 2024 | 26 – 27 November 2024 || Batch 12 : 04 – 05 Desember 2024 | 18 – 19 Desember 2024

Catatan : Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Lokasi Pelatihan di Bali Training :

  • Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
  • Jakarta, Hotel Amaris Tendean
  • Bandung, Hotel Golden Flower
  • Bali, Hotel Ibis Kuta
  • Surabaya, Hotel Amaris(6.00.000 IDR / participant)
  • Lombok, Hotel Jayakarta

Investasi Pelatihan tahun 2023 ini :

  • Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
  • Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan di Bali Training :

  1. Hotel
  2. Tempat Pelatihan .
  3. Module / Handout
  4. FREE Flashdisk
  5. Sertifikat
  6. FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  7. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  8. 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  9. FREE Souvenir Exclusive
  10. Training room full AC and Multimedia